Lie Zhao Wen adalah seorang guru berumur 47 tahun di China. Pada Tanggal 23 juni, dia bersiap - siap mendandani diri untuk menghadiri acara pesta pernikahan anak dari kakaknya. Sebelum keluar, suaminya sudah memperingati dirinya untuk tidak mewarnai rambutnya dan akan membelikan dia baju baru karena dia tahu kalau istrinya memiliki alergi ketika mewarnai rambut. Namun Meskipun Zhao Wen menyetujui tapi dia akhirnya tetap bersikeras diam-diam pergi ke salon untuk mewarnai rambutnya.
Berdasarkan cerita dari suami Zhao Wen, setelah dia selesai mewarnai rambutnya, kulitnya mulai alergi, namun karena takut dimarahi oleh suaminya, Zhao Wen terpaksa membohongi suaminya berkata kalau dia dia cuma kena flu. 2 hari kemudian, sakitnya semakin parah. Wajah dan matanya menjadi merah dan membengkak, dan dia sedikit kesulitan untuk bernafas. Suaminya pun bergegas membawanya kerumah sakit dan meminta pertolongan medis. Tetapi karena sakitnya sudah terlalu parah, dia menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan meuju ke rumah sakit tsb.
Keluarganya Bercerita Dia Alergi Setiap Kali Dia Mewarnai Rambutnya.
Tentang Meninggalnya Zhao Wen, suaminya menjawab dengan jelas bahwa ini semua disebabkan oleh alerginya karena mewarnai rambut. Zhao Wen selama hidup sudah pernah mewarnai rambutnya sebanyak 5 kali, dan semua menunjukkan gejala alerginya, dan setiap kali dia alergi dia harus melakukan pengobatan intensif biar sembuh kembali. Zhao Wen pertama kali mewarnai rambutnya ketika dia menikah pada 20 tahun yang lalu, dan waktu itu wajah dan matanya memerah dan membengkak, diobati selama 2 hari barulah dirinya bisa kembali sembuh. Oleh karena itulah, setelah beberapa tahun kemudian, Zhao Wen mewarnai rambut lagi 3 kali dan gejala yang sama juga kembali muncul, sampai-sampai harus ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif. Setelah itu, suaminya melarang keras istrinya untuk mewarnai rambutnya lagi.
Tentang kematian istrinya dia tidak berniat untuk meminta pertanggung jawaban, dia hanya ingin memperingati semua orang-orang yang sering mewarna-warnai rambutnya.
Ada seorang reporter yang pergi ke rumah sakit di mana Zhao Wen dirawat untuk mencari bukti, bahwa kematian Zhao Wen diakibatkan oleh alerginya mewarnai rambut. Reporter ini pun bertanya-tanya kepada beberapa alhi, dan jawaban yang dia dapatkan adalah, murni dari bahan pewarna rambut yang membuat kulit kepalanya menjadi alergi dan mematikan penggunanya. Karena itu, mereka menduga mungkin Zhao Wen memiliki penyakit lain yang muncul akibat sensitive terhadap zat - zat berbahaya yang terkandung di dalam bahan pewarna rambut tersebut.
Bahan pewarna rambut tersebut mengandung beberapa bahan yang sangat beracun, yang mungkin tidak semua orang cocok untuk memakainya. Selain kepada orang yang alergi, kepada ibu" yang sedang hamil atau yang sedang menyusui, dan untuk orang - orang yang lemah tubuhnya, sangat dilarang untuk memakai pewarna rambut tersebut. Meskipun terlihat normal, kalau kita sering mewarnai rambut dan tidak membersihkan sisa - sisa zat beracun tersebut, zat racun pada pewarna rambut itu akan merusak rambut dan kulit kita, dan akan menyerang orang yang alergi dengan pewarna rambut itu, bahkan ada resiko mengidap beberapa jenis penyakit kanker. Peringatan buat kita semua untuk tetap menjaga kesehatan kita, janganlah mewarnai rambut bagi kalian yang memiliki alergi terhadap zat - zat pada pewarna rambut itu.



